Meulaboh | Ketua Tastafi Aceh, Tgk H Muhammad Amin dan juga pimpinan Dayah Raudhatul Ma’ arif Al-Aziziyah mengadakan serangkaian acara, kajian ilmah Beut – Seumeubeut dan takziah dan silaturrahim sejumlah ulama Barat Selatan. (29/3/21)
Kegiatan Tastafi dimulai menjenguk Abu Mustafa Habli, Lc di kediamannya Dayah Raudhatul Nabawiyah, Samatiga, Aceh Barat.
Terlihat Abu Mustafa sudah sehat walaupun belum beraktifitas seperti biasa, terang Mustafa Woyla dalam rilisnya.
Ayah Min bersama Tgk H Umar Rafsanjani, Lc, MA (Ketua Tastafi Banda Aceh) dan Tgk Erwinsyah (pimpinan Dayah Darul Mustafa al Waliyah) dan dimoderatori oleh Tgk Mustafa Husen Woyla Ketua Ikatan Sarjana (ISAD) mengisi kajian Tafsir Al Quran surah al – Isra’ di Mesjid Al Wustha,Woyla, Aceh Barat.
Ayah Min Cot Trueng begitu akrab disapa, paginya mengisi zikir dan kajian subuh tentang Talak dalam Mazhab Syafi’i di Mesjid Blang Mee, Woyla, Aceh Barat.
Adapun siangnya, Ayah Cot Trueng
mengisi mubahatsah bersama Majlis Ulama Aceh Barat (MUDAB), di Madrasah Tarbiyah Islam (MTI), Peunia, Kaway XVI, Aceh Barat.
Setelah kajian Mudab dilanjutkan takziah ke salah seorang murid Abuya Muda Waly Alkhalidi, Tgk H Ibrahim Gasni bin Keuchik Gee (98) di Nigan, Seunagan, Nagan Raya yang baru-baru ini meninggal dunia.
Ayah Min dan tim Tastafi melanjutkan takziah pada almarhum Abu Azmi Syah bin Abu Dasyah (63), Alue Peunawa, Babahrot, Abdya.
Dalam Safari tersebut pimpinan dayah Raudhatul Muarrif ini juga takziah mertua Abon Abu Yazid Al Yusufi almarhum Abuya Tgk H. Abdurrahman bin Tgk Badai (68)
pimpinan dayah Khazanatul Hikam
Mata Ie, Blang Pidie, Abdya
Bermalam di Dayah Budi Lamno, silaturrahim dan ‘iyadah al maridh (mengunjungi orang sakit) Aba Asnawi di dayah Budi Lamno, Jangeut, Indra Jaya, Aceh Jaya
Perjalanan selama 3 hari 27-29 Maret 2021 dimulai dari titik tolak Tabarak Resto Arab diakhiri pula dikumpul di Tabararak.[]