FANEWS.ID – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bener Meriah, akan menelusuri terkait oknum camat diduga terlibat kampanye untuk salah satu calon legislatif (caleg).
“Kami akan melakukan penelusuran, sejauh ini memang ketua Partai Aceh (PA) Bener Meriah ada berkoordinasi namun belum membuat laporan,” kata Ketua Panwaslih Bener Meriah, Yusrizal Faini, Jumat (12/1).
Menurutnya, untuk menelusuri dugaan itu Panwaslih Bener Meriah pihaknya akan melakukan rapat internal pada Senin (15/1) nanti untuk menentukan sikap.
“Kita akan rapat internal untuk membicarakan hal itu nantinya,” ujarnya.
Yusrizal mengimbau, agar ASN maupun aparatur desa di Bener Meriah menjunjung tinggi netralitas Pemilu 2024.
Sebelumya, Ketau Partai Aceh (PA) Bener Meriah, Baharuddin Usman atau Abu Buntul menduga seorang camat di kabupaten tersebut terlibat kampanye dan mengarahkan reje kampung untuk memilih salah satu caleg.
Oknum camat yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut bahkan disebut ikut berfoto dengan salah satu caleg DPRK nomor urut tiga, sembari menunjukkan tiga jarinya di hadapan warga.
“Kita juga mendapat laporan oknum camat itu mengajak reje kampung di wilayahnya untuk memilih salah satu caleg DPRK dan salah satu caleg DPRA. Namun, para reje menolak ajakan oknum camat itu,” kata Abu Buntul.
Sementara Camat Timang Gajah, Abdul Hadi, membatah dirinya terlibat kampanye dan mengarahkan reje (kepala desa) di wilayahnya untuk memilih salah satu caleg DPRK dapil II Bener Meraih.
“Saya tidak pernah kampanye dan meminta reje kampung memilih salah satu caleg DPRK dapil II,” kata Abdul Hadi.
Abdul mengakui jika para reje kampung pernah menanyakan kepada dirinya terkait pilihan caleg untuk DPR RI ke depannya. Namun, Abdul menyatakan hal itu kembali kepada pilihan masing-masing. .(red/habaaceh)