fanews.co. INHU – Warga Desa Pematang Jaya Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu mengeluhkan polusi udara dari pabrik kelapa sawit di duga PT. Persada Agro Sawita menjemari udara ,dan Warga sekitar Pabrik mendesak kepada pemerintah bertindak cepat .
Di tengah hijau dan damainya Desa Pematang Jaya muncul bayang-bayang ancaman yang mengusik kehidupan warganya. Asap pekat dan bau tak sedap kini menghantui setiap tarikan napas, meresahkan masyarakat yang selama ini menikmati udara segar dari alam sekitar.
Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT.PAS yang berdiri megah di desa tersebut, menjadi sumber keluhan. Menurut salah seorang warga yang enggan namanya di sebutkan di temui media di rumah Kamis 27 Maret 2025 menjelaskan,”sejak pabrik mulai beroperasi, udara di desa mereka berubah drastis. Asap yang dihasilkan pabrik diduga mencemari udara, membuat setiap tarikan nafas terasa berat dan membuat mual-mual jelas mereka.
Ketua Ikatan Wartawan onlen (IWO) Kabupaten Indragiri hulu,Rudi Walker furba ,turut menyuarakan keperhatinan mereka. Rudi menegaskan bahwa tindakan perlu di ambil demi kesehatan Warga.
“Kami siap kan mendukung langkah-langkah warga dan Pemerintah untuk menyelesaikan masala ini,” ujar nya
Lanjut,ini sebagai contoh nyata dari dampak buruk terhadap lingkungan jika tidak di awasi dengan baik oleh penegak hukum di sektor industri ,khususnya di daerah -daerah yang rentan terhadap pencemaran,” tutup Rudi Walker Purba.
Penyelusuran awak media di lapangan, perkataan warga tersebut benar ada nya bau yang menyengat di hidung dan membuat mual di rasakan awak media di lokasih, menunjukkan situasi ini sangat berbahaya bagi warga terutama anak anak.
Sementara itu Humas PT PAS Syarial saat di konfirmasi melalui telepon WhatsApp mengatakan, kita sudah lakukan regulasi yang ada dan melalui proses standar prosedurnya, kalaupun ada masyarakat yang mengatakan begitu saya rasa kepentingan-kepentingan politik aja sih yang mungkin tidak senang, tutup Syarial (*)